Profil Lembaga
Yayasan Pondok Pesantren Darul Istiqomah adalah salah satu pondok pesantren yang berdiri dibawah naungan organisasi NWDI. Yayasan ini berdiri pada tahun 2001. Pesantren ini didirikan oleh TGH. Musa Abdul Haris dan beberapa tokoh agama dan masyarakat sekitar. Ia masyhur dipanggil Guru Muse, lahir di Montong Berung pada tanggal 31, bulan Desember tahun 1946. Ia merupakan anak ke-2 dari pasangan Bapak Abdul Haris dan Ibu Idris dan memiliki 10 orang anak, 5 laki-laki dan 5 perempuan. Ayahnya adalah seorang guru ngaji di sebuah dusun yang bernama Juet, yang sekarang telah berubah menjadi Dusun Lekong.
Pada dasarnya, beliau hanya melanjutkan amanat ayahnya yang aktif mengajar baca dan tulis al-Qur’an serta ilmu fiqih dan ilmu lainnya kepada anak-anak yang berdatangan dari berbagai pelosok desa sekitar. Tempat yang digunakan pertama kalniya adalah sebuah langgar kecil yang berdampingan dengan sebuah kandang sapi milik ayahnya. Dari langgar tersebutlah menjadi cikal bakal dasar madrsah ini berdiri, namun karena tak mampu menampung murid yang datang setiap harinya, kemudian ia mendirikan masjid disamping rumah pinggir jalan, masjid tersebut bernama Miftahul Jannah.
Di masjid tersebut, ia gunakan untuk aktif mengajar ngaji setiap hari dan malamnya. Pada siang-sore hari digunakan sebagai waktu diniyah untuk para muridnya yang jarak tempuhnya jauh. Sedangkan yang dekat dijadwalkan malam hari, hal ini terus ia lakukan selepas pulang mengajar dari beberapa lembaga formal di tempat lain. Ada beberapa lembaga formal dimana beliau pernah mengajar, yaitu SDN 1 Gereneng, SDN 2 Lepak dan MTs NW Lepak.
Melihat situasi antusiasnya masyarakat yang menyerahkan anak-anaknya semakin banyak, hingga masjid ini tidak kondusif lagi digunakan dengan kapasitas tempat dan waktu yang semakin dirasa kualahan. Dari situasi inilah kemudian Guru Muse berinisiatif mendirikan Madrasah Diniyah di seberang jalan masjid.
Pada tahun 1996, pengajuan pendirian kemudian disepakati oleh beberapa tokoh agama dan masyarakat, dan mendapatkan restu dari Guru Besar Maulana Syeikh TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid. Hingga pada tahun 2001, rencana itu direalisasikan dengan dilakukannya peletakan batu pertama oleh Tuan Guru Bajang M. Zainul Majdi MA. yang merupakan cucu Maulana Syeikh yang baru saja pulang dari Mesir dan aktif berdakwah menggantikan kakeknya.
Selama hayat perjuangannya, madrasah ini berkembang pesat menjadi beberapa tingkat pendidikan, yaitu Madrasah Diniyah, RA (Raudathul Athfal), Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA).
Beliau akhirnya wafat pada hari Rabu, 12 Oktober 2016, dan meninggalkan estapet perjuangan madrasah kepada generasi selanjutnya. Saat ini Yayasan Pondok Pesantren ini dipimpin langsung oleh Muh. Islahul Wathan, yang merupakan anak pertama dari sang pendiri.
Struktur Organisasi
- Ketua Yayasan : Muh. Islahul Wathan
- Ketua Pondok Pesantren : Muh. Asysya’roni
- Kepala Madrasah Aliyah : Muh. Islahul Wathan
- Kepala Madrasah Tsanawiyah : Asmaul Husna
- Kepala Raudhatul Athfal : Siti Komala Hikmah
Perkembangan Pesantren
- Raudathul Atfhal (RA)
- Madrasah Diniyah Islamiyah Taklimiyah (MDIT)
- Madrasah Tsanawiyah (MTs)
- Madrasah Aliyah (MA)
- Asrama YPP. Darul Istiqomah



